Minggu ini kelompok lima yang presentasi. Yang membahas tentang lingkungan biotic dan abiotik faktor endafik (tanah). Kelompok lima terdiri dari Ayu Puspita Lestari, Dani Resta, dan Suhartatik, tapi Suhartatik tidak dapat mengikuti presentasi sebab sakit. Diawali dengan pembukaan dari moderator oleh Yessi Hermawati.
Diawali dengan penyampaian materi tentang tanah, materinya kurang lebih seperti berikut. Tanah merupakan akumulasi tubuh alam bebas yang menduduki sebagian besar planet ini. Tanah memiliki banyak sekali jenis, antara lain:
· Tanah humus, tanahnya subur dan berasal dari pelapukan pohon dan daun
· Tanah pasir, tanahnya kurang baik dan berasal dari batuan beku dan sedimen
· Tanah endapan atau alluvial, merupakan tanah humus sungai yang subur bagi pertanian
· Tanah podzoid
· Tanah vulkanik, tanah yang berasal dari abu letusan gunung berapi
· Tanah laterit, merupakan tanah yang tidak subur, tapi pada awalnya tanah ini subur
· Tanah mediteran atau kapur, tanah yang tidak subur dan berasal dari pelapukan batu kapur
· Tanah gambut atau organosol, tanahnya kurang subur untuk tanaman
Tanah berasal dari bahan-bahan berikut:
§ Bahan mineral, berasal dari pelapukan batuan
§ Bahan organik, berasal dari pembusukan jasad organic yang berubah menjadi mikroba, contohnya N, F, Su, dan lain-lain
§ Air. kuat tidaknya air ditahan tanah
§ Udara, jumlahnya berubah tergantung reaksi yang terjadi di dalam tanah
§ Primer, dari batuan lapuk fraksi, contoh kerikil dan debu
§ Sekunder, dari pembentukan pasir, contoh tanah liat
Tanah sebagai medium, merupakan tempat mikroba hidup dan berkembangbiak, juga sebagai tempat hidup dan berkembangbiaknya tumbuhan. Fisika tanah merupakan faktor yang mempengaruhi semua fisik tanah. Kimia tanah, merupakan antara lain bahan organik ada yang mengandung N (unsur C, H, O, N) dan tidak mangandung N (unsur C, H, O). sedangkan bahan yang anorganik misalnya unsur S, P, Cl, Fe, Ca, Na, Mg, Al, dan lain-lain.
Organisme dalam tanah mempunyai fungsi sebagai pemecah bahan organik (slater, tungau, kumbang), sebagai pembusuk bahan organik (jamur, bakteri), sebagai pembangun struktur tanah (cacing, ulat). Profil tanah adalah suatu kumpulan berbagai macam lapisan tanah.
Topografi (relief), merupakan bentuk permukaan suatu satuan lahan atau tanah, terdiri dari:
v Pengaruh ketinggian, yang erat kaitannya dengan suhu, angin, serta cahaya matahari
v Pengaruh ketinggian
v Phytogeografi, yang erat kaitannya dengan distribusi geografi tanaman
Faktor biotik lingkungan dan interaksinya:
· Interaksi antara tumbuhan dalam komunitas, contohnya interaksi antara pohon mangga dengan benalu yang merupakan simbiosis parasitisme
· Interaksi antara tumbuhan dengan hewan dalam komunitas, contohnya interaksi antara populasi kumbang dengan tanaman bunga, merupakan simbiosis mutualisme
· Interaksi antara manusia dengan tumbuhan dalam komunitas, contohnya manusia mampu mengubah lingkungan misalnya dengan pemberian pupuk, penghijauan (reboisasi), dan lain-lain
Setelah mengetahui materi yang disampaikan, ada beberapa pertanyaan dari teman-teman atau audiensi dalam diskusi tersebut. Pertanyaan pertama dari Yusron, menanyakan tentang jenis tanah mana yang baik untuk pertanian, serta dalam tanah tersebut terkandung apa saja sehingga bisa membuat subur atau baik bagi pertanian. Pertanyaan ini langsung dijawab oleh Resta, tanah yang baik bagi pertanian adalah tanah humus, karena tanah humus banyak mengandung oksigen (O2) dan mikroba. Tapi Yusron masih kurang puas, bila dibandingkan dengan tanah vulkanik, lebih subur mana. Pertanyaan ini semakin membingungkan bagi presenter, Resta menyatakan bahwa tanah humus yang paling subur, sedangkan Ayu menyatakan bahwa tanah vulkaniklah yang paling subur, sebab tanah vulkanik mengandung materi daru gunung berapi itu bila dilihat dari tingkatannya. Mereka berdua seperti kurang memahami dengan baik materi yang disampaikan, jadi jawaban mereka tidak sama dan terkesan plin-plan. Tambahan dari Pak Husamah, jenis tanah yang baik itu tergantung dari jenis tanamannya juga, misalnya saja kaktus. Kaktus tidak akan tumbuh dengan baik pada tanah humus atau vulkanik, kaktus akan dapat tumbuh dengan baik bila ditanam di tempat yang tandus, sebab kaktus telah beradaptasi dengan lingkungan yang tandus. Contoh lain yaitu tanaman jagung jagung yang tidak dapat hidup bila ditanam pada tanah berpasir.
Kesan pertama yang diberikan oleh kelaompok ini dalam sesi tanya jawab kuranglah serius, mereka seperti menganggap enteng, sehingga dalam menjawabnya pun tidak sama. Diharapkan untuk presentasi yang berikutnya mereka lebih mendalami materi lagi serta lebih serius dalam memberikan materi kepada kita.
Pertanyaan kedua dari Eko, adanya perbedaan tempat dapat menimbulkan perbedaan jenis tanah pula, apa yang dapat mempengaruhi hal demikian? Pertanyaan ini dijawab oleh Ayu, hal ini dipengaruhi oleh ketinggian, suhu, serta kelembaban. Misalnya saja pada daerah di dataran rendah tanahnya berpasir, kering hal ini dikarenakan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi. Sedangkan daratan tinggi tanahnya banyak mengandung humus serta alluvial. Sedangkan gurun itu tidak tergantung dari tinggi rendahnya tempat, tapi dipengaruhi oleh lamanya penyinaran. Tambahan dari Pak Husamah, bahwa perbedaan Janis tanah itu dipengaruhi oleh sejarah pembentukan, unsure pembentukan, serta suhu.
Pertanyaan ketiga dari Fatih, mengapa unsur hara dalam tanah bisa berkurang, apa saja penyebabnya? Menurut Resta karena tanah dipakai secara terus-menerus jadi membuat unsur hara dalam tanah berkurang, oleh karenannya biasanya petani member pupuk biar tanah kembali seperti semula. Menurut Yusron bisa juga dengan member jeda pada tanah sebelum ditanami tanaman pertanian, saat pemberian jeda tersebut bisa sambil diberi pupuk atau ditanami tembakau. Sedangkan menurut Eko,pupuk buatan sangat berpengaruh dalam merusak struktur serta unsur hara pada tanah dapat berkurang, tambahan dari Tina, pada tanah gambut yang biasanya ada di Kalimantan hanya dapat dipakai sekali saja, habis itu harus langsung pindah tempat. Pendapat dari Pak Husamah, bahwa faktor air, air akan melarutkan serta bisa membawa unsur hara yang ada pada tanah, pemakaian terus-menerus, pupuk yang diberikan juga berpengaruh, jenis tanaman yang akan ditanam, serta suhulah yang paling berpengaruh.
Pertanyaan dari Danang juga sudah termasuk dalam jawaban-jawaban yang diberikan oleh teman-teman serta Pak Husamah di atas. Sedangkan pertanyaan dari Intan dapat dikatakan telah ada pada materi yang disampaikan di atas.
Kelompok ini sebenarnya sangatlah baik dalam presentasi, kekurangannya hanya pada kurangnya serius dalam menyampaikan materi karena terkesan membaca dan kurang audiensianya. Yang lainnya, kurang serius dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan teman-teman. Banyaknya tambahan jawaban dari Pak Husamah juga terkesan bahwa kelompok ini kurang siap untuk presentasi. Hal ini mungkin bisa juga dipengaruhi oleh salah satu anggota kelompok yang tidak dapat mengikuti presentasi, sehingga bisa mengurangi konsentrasi mereka berdua. Untuk kelompok selanjutnya diharapkan untuk lebih baik lagi, serta lebih serius lagi dalam menyampaikan serta menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan, agar diskusi berjalan dengan baik, serta semua bisa memahami materi yang diberikan.
0 komentar:
Posting Komentar