Jurnal penelitian yang dilakukan oleh Nio Song Ai, Sri Mariyati Tondais, dan Regina Butarbutar ini berjudul “EVALUASI INDIKATOR TOLERANSI CEKAMAN KEKERINGAN PADA FASE PERKECAMBAHAN PADI (Oryza sativa L.)”.
Jurnal penelitian ini termasuk dalam pembagian ekologi berdasarkan keilmuan yaitu autekologi. Disebut demikian sebab jurnal penelitian ini hanya mempelajari hubungan timbal balik antara satu individu atau satu spesies organisme yaitu padi (Oryza sativa L.) terhadap lingkungannya berupa toleransi cekaman kekeringan.
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengevaluasi ciri-ciri morfologi yang dapat dipakai sebagai indikator toleransi cekaman kekeringan pada fase perkecambahan padi (Oryza sativa L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perkecambahan dalam larutan osmotikum. Padi yang digunakan ialah varietas Mira 1 dan IR 64 dan larutan osmotikum yang dipakai ialah larutan polietilen glikol (PEG) 8000. Di antara ciri-ciri morfologi yang dievaluasi (panjang akar seminal, panjang tunas, rasio panjang akar seminal:panjang tunas, panjang koleoptil, persentase perkecambahan dan seed vigour index), rasio panjang akar seminal: panjang tunas dapat dipakai sebagai indikator toleransi cekaman kekeringan pada kecambah padi.
Pada penelitian dapat disimpulkan bahwa cekaman kekeringan pada perkecambahan padi dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti jenis padi yang digunakan, pemberian larutan dalam metode cekaman kekeringan, dan lain-lain.
Liat hasil penelitiannya disini ya..
0 komentar:
Posting Komentar